Waspada Kejahatan AI, Polres Pare Kediri Edukasi Siswa SMAN 1 Ngadiluwih

Jurnalistik Warna: Muhammad Radit Ramadana

Ngadiluwih, 23 September 2026 – SMAN 1 Ngadiluwih menerima kunjungan spesial dari Polres Pare Kediri pada Rabu pagi ini. Sosialisasi ini digelar di salah satu ruang kelas dengan menghadirkan perwakilan siswa kelas XI serta pengurus OSIS. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat, lalu dilanjutkan dengan sambutan hangat dari pihak sekolah dan kepolisian yang membahas isu krusial seputar perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0.

Kepala SMAN 1 Ngadiluwih, Ibu Firstina Husniya Wury, S.Sos., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kepolisian. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para siswa bahwa kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) ibarat dua sisi mata uang. Di satu sisi, AI dapat membantu efisiensi belajar, misalnya dalam membuat makalah atau presentasi. Namun, di sisi lain, terdapat ancaman kejahatan siber (cybercrime) dan pelanggaran etika yang harus diwaspadai agar tidak merugikan diri sendiri.

Menanggapi hal itu, Kasubbag Dalpers Bagian SDM Polres Pare Kediri, AKP Agus Sudarjanto, S.H., memaparkan maraknya modus penipuan berbasis AI belakangan ini. Ia menekankan bahaya teknologi deepfake dan penipuan berkedok cinta (love scamming) yang telah menelan banyak korban dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat awam hingga anggota kepolisian sendiri. Penipu kerap memanfaatkan rekayasa wajah, manipulasi suara, hingga modus pengiriman file untuk menguras saldo tabungan atau mencuri data pribadi, seperti kode OTP dan kata sandi.

Melalui sosialisasi ini, Polres Pare Kediri berharap para peserta didik SMAN 1 Ngadiluwih dapat lebih bijak, kritis, dan tidak mudah tergiur hadiah gratis di media sosial. AKP Agus Sudarjanto, S.H., juga berpesan agar para pelajar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan membagikan pemahaman penting ini kepada keluarga serta lingkungan sekitar. Kegiatan edukatif itu pun ditutup secara resmi dengan pantun interaktif dan doa bersama.