Tempa Calon Pemimpin! LDKS SMAN 1 Ngadiluwih Bekali Peserta dengan Kepemimpinan dan Pengalaman Organisasi
Puhsarang, 19 September 2026 — Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) SMAN 1 Ngadiluwih dilaksanakan pada 18–19 September 2026 di Wisma Yohanes Puhsarang. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus OSIS, MPK, serta perwakilan ekstrakurikuler SMAN 1 Ngadiluwih untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan pengalaman dalam berorganisasi. Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai dari check-in, pembekalan materi, kegiatan kelompok, hingga upacara penutupan
Kegiatan diawali dengan check-in peserta di SMAN 1 Ngadiluwih sebelum berangkat menuju lokasi menggunakan truk. Setibanya di Wisma Yohanes Puhsarang, peserta merapikan barang dan kamar masing-masing sebelum mengikuti upacara pembukaan. Dalam pembukaan tersebut, Ibu Firstina Husniya Wury, S.Sos., M.Pd., selaku Kepala SMAN 1 Ngadiluwih menyampaikan bahwa peserta LDKS merupakan calon pemimpin yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi teman-temannya. “Kalian yang mengikuti LDKS ini adalah pemimpin, dan Ibu berharap nantinya kalian dapat memberikan dampak yang baik bagi teman-teman kalian,” ujar Ibu Firstina. Setelah pembukaan, peserta diberi waktu untuk makan, beribadah, membersihkan diri, dan memper-siapkan diri sebelum mengikuti rangkaian materi pada malam hari.
Materi pertama disampaikan oleh Bapak Muhammad Aji Dwi Kurniawan, S.Pd., yang membahas pengalaman dan pentingnya beror-ganisasi. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai program kerja dan proposal dari Ibu Defi Nur Fitriani, S.S., kemudian dilanjutkan dengan materi literasi digital oleh Bapak Shofa Ahmada Alawy, S.Kom. Materi kepemimpinan disampaikan oleh Bapak Himawan Adi Ariadi, S.Pd., M.Pd., sedangkan materi mengenai kecerdasan emosional dan pengembangan diri disampaikan oleh Ibu Aprilia Erma Rosita Dewi, S.Pd., Gr. Rangkaian kegiatan malam ditutup dengan sesi renungan dan sharing session bersama para senior sebelum peserta membersihkan diri dan beristirahat.
Pada hari kedua, peserta dibangunkan pukul 04.00 pagi untuk melaksanakan ibadah dan membersihkan diri sebelum mengikuti senam dan sarapan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Latihan Baris-Berbaris dan outbound yang menguji kerja sama antarpeserta melalui berbagai permainan, seperti estafet air, estafet bola kecil, serta permainan membawa bola dari kolam renang menggunakan tali rafia. Peserta juga dibagi menjadi beberapa kelompok dengan konsep perjalanan menggunakan becak, sepeda motor, bus, dan mobil hingga membentuk tim yang terdiri atas enam orang, serta mengikuti permainan dengan kaus kaki yang dimasukkan ke sepatu dan diikatkan di leher serta mata ditutup menggunakan dasi. Setelah seluruh rangkaian selesai, peserta membersihkan diri, mengikuti upacara penutupan, makan bersama, kemudian kembali ke SMAN 1 Ngadiluwih untuk melakukan check-out.
